STUDI BANDING DI DINKES KAB. PURWOREJO
By
Sebanyak 28 Orang dari Dinas Kesehatan dan BAPEDA kota Pagar Alam Propinsi Sumatera Selatan Melakukan Study Banding di Dinas Kesehatan Kab. Purworejo
Sebelumnya juga dari beberapa Propinsi dan Kabupaten Di Indonesia melakukan studi banding ke Dinkes kab. Purworejo. Diantaranya adalah :
- Propinsi Kalteng beserta Beberapa kabupatennya
- Pontianak Prop Kal Bar
- Kabupaten Bintan Kepulauan Riau
- Kabupaten Maros Sulawesi Selatan
- Kabupaten Bone Bolango Prop. Gorontalo
Mereka rata-rata berkesan dan sangat tertarik dengan Sistem Informasi yang diterapkan di Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dan ingin mengaplikasikan sistem tersebut di daerah masing-masing.
Kabupaten Purworejo selama 5 (lima) tahun terakhir telah mempelopori untuk mengembangkan sistem informasi kesehatan yang ada di Indonesia, dan merupakan salah satu kabupaten rujukan dalam pengembangan teknologi informasi kesehatan
Sistem informasi ini dibangun secara bertahap dan dengan teknologi yang sederhana, sehingga mudah dipahami dan diaplikasikan serta berbasis pada kegiatan Puskesmas.
Pada saat ini Puskesmas Kabupaten Purworejo telah mempunyai struktur teknologi informasi yang terintegrasi. Komputer dan perangkatnya telah digunakan untuk proses pelayanan dan administrasi yang terintegrasi secara on-line dengan memanfaatkan teknologi nirkabel (wireless) yang saat ini telah berkembang pesat. Sistem Informasi Kesehatan Dikabupaten Merupakan aplikasi perangkat lunak berbasis web yang dibangun dengan menggunakan Active Server Page (ASP) dengan data base MY SQL §Perangkat lunak ini dapat dioperasikan pada sistem operasi MS Windows 95, 98, 2000 sampai versi terakhir Adapun aplikasi yang telah dikembangkan adalah :
- SIMPUSK (Sistem Informasi Manajemen Puskesmas) untuk mendukung manajemen klien, (Kegiatan dalam gedung).
- SPTP (Sistem Pelaporan Terpadu Puskesmas) untuk mendukung manajemen unit kesehatan, Kegiatan luar gedung)
- SIMKA (Sistem Informasi manajemen Kepegawaian)
- GIS (Geografis Information sistem)
- SIMO (Sistem Manajemen Obat).
- PIN (Pekan Iminisasi Nasional)
- SIM-KLB (Sistem Informasi Manajemen Kejadian Luar Biasa berbasis SMS)
Aplikasi tersebut beroperasi saling terintegrasi yang terkoneksi dengan jaringan W-LAN secara on-line antar puskesmas, Instalasi Farmasi dan DKKsehingga data yang di hasilkan tidak saling duplikasi yang dikenal dengan Manajemen data satu Pintu.Tujuan umum pengembangan tersebut, adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat umum dengan pelayanan yang prima dan biaya yang terjangkau. Pelayanan prima tersebut dapat berupa cepatnya pelayanan, akuratnya tindakan yang diterima, mudahnya mendapatkan informasi, dan kemudahan dan kesederhanaan proses-proses administrasi. Selain itu, pihak manajemen Puskesmas bisa mengendalikan dan mengaudit biaya-biaya yang dikeluarkan dalam pelayanan terhadap pasien. Beberapa item barang, misal obat, juga harus dikontrol pengeluaran dan stoknya di Puskesmas.
Perkembangan terakhir di Kabupaten Purworejo telah mendapatkan bantuan 1 (satu) set Server dari PUSDATIN sehingga dapat menyempurnakan sistem yang ada dan juga akan digunakan sebagai bank data kesehatan di Kabupaten Purworejo. Dimana Data dan Informasi yang di kembangkan dapat di akses oelh seluruh Puskesmas melalui jaringan INTRANET.







1 Comments
July 14th, 2010 at 11:28
Tanggal kunjungannya kok ndak ada ya pak? Kan jadi ndak tahu kapan mereka study bandingnya. Matur nuwun…